Evaluasi Tingkat Keberlanjutan Fisik Kampung Kota Kecamatan Klojen, Kota Malang dengan Pendekatan Fuzzy Logic

Miftahul Ridhoni, Surjono Surjono, I Nyoman Suluh Wijaya

Abstract


Ruang dan kehidupan perkotaan saat ini menampung dan menyatukan semua aspek yang terkait dengan pembangunan berkelanjutan. Proses penilaian keberlanjutan selama ini tidak menjawab mengapa nilai keberlanjutan antar kampung sangat beragam, hal ini terutama disebabkan karena hubungan antar teori dan praktek penilaian keberlanjutan kampung belum terbentuk secara utuh. Penelitian berfokus pada identifikasi faktor-faktor keberlanjutan fisik pada kampung Arab, Kampung Pecinan, dan Kampung Kebalen di Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kemudian, dilakukan evaluasi menggunakan metode Fuzzy Logic untuk mengetahui tingkat keberlanjutan kampung-kampung kota tersebut. Wilayah studi secara umum memiliki ciri-ciri bukan merupakan wilayah kumuh, bukan merupakan permukiman formal, memiliki fasilitas pendukung minimal, dan memiliki nilai-nilai kelokalan. Nilai faktor-faktor keberlanjutan fisik Kampung Arab yaitu: compactness: 0,73 (Baik); connectivity: 0,63 (Sedang); density: 0,63 (Sedang); mix land use: 0,76 (Baik). Nilai faktor-faktor keberlanjutan fisik Kampung Pecinan yaitu: compactness: 0,63; connectivity: 0,34 (Sedang); density: 0,58 (Sedang); mix land use: 0,17 (Buruk). Nilai faktor-faktor keberlanjutan Kampung Kebalen yaitu: compactness: 0,58; connectivity: 0,36 (Sedang); density: 0,1 (Buruk); mix land use: 0,26 (Buruk). Tingkat keberlanjutan Kampung Arab (Medium-High) lebih tinggi daripada tingkat keberlanjutan Kampung Pecinan (Medium) dan Kampung Kebalen (Medium-Low).

Kata kunci: kampung, faktor keberlanjutan, tingkat keberlanjutan, fuzzy logic


Full Text:

PDF

References


. James, Paul. 2015. Urban sustainability in theory and practice. New York. Routledge

. Sofeska, Emilija. 2016. Relevant factors in sustainable urban development of urban planning methodology and implementation of concept for sustainable planning. Skopje. Elsevier

. Wulan, A Ratna. 2010. Pengertian dan esensi konsep evaluasi, asesmen, tes, dan pengukuran. Bandung. UPI

. Setyaningsih, Wiwik; Iswati, T Yuni; Yuliani, Sri. 2014. Low-Impact-Development as an Implementation of the Eco-Green-Tourism Concept to Develop Kampung towards Sustainable City. Yogyakarta. Elsevier.

. Silas, Johan; Ernawati, rita. 2012. Liveability of Settlements by People in the Kampung of Surabaya. Surabaya. ITS.

. Handinoto. 1996. Perkembangan Kota Malang pada Jaman Kolonial (1914-1940). Surabaya. DIMENSI.

. Roihanah, Ita; Pangarsa, G Widjil; Tjahjono, Rusdi. 2009. Konsep Privasi Visual Ruang dan Keamanan pada Permukiman Kampung Arab Malang. Malang. Universitas Brawijaya.

. Aryati, Allafa; Antariksa; Wardhani, K Dian. 2012. Perubahan Kawasan Kampung Arab Kota Malang. Malang. Universitas Brawijaya.

. Junda, A Hartono. 2013. Pasar-Pasar di Era Stadsgemeente Malang (1914-1942). Malang. Universitas

Negeri Malang.

. Li, Wewen; Goodchild, F Michael; Church, L Richard. 2013. An Efficient Measure of Compactness for 2D Shapes and its Application in Regionalization Problems. Santa Barbara. GeoDa Center.

. Al-dami, A N Haidar. 2015. Measuring the accessibility of road networks: Diwaniya/Iraq as case study. Diwaniya. EP.

. Gemilang, A Akhmad. 2008. Analisis Pola Spasial Penggunaan Lahan Kota Makassar Sulawesi Selatan. Bogor. IPB

. Komuro, Mai. 2007. Urban density, a study to measure and enhance density of urban diversity: a case study on metrobasel. Tokyo. The University of Tokyo.

. Kusumadewi, Sri; Purnomo, Hari. 2010. Aplikasi Logika Fuzzy untuk Mendukung Keputusan. Yogyakarta. Graha Ilmu.

. Syahid, A Ahmad. 2013. Desain kurikulum pelatihan untuk meningkatkan kompetensi penyusunan bahan ajar. Bandung. UPI


Refbacks

  • There are currently no refbacks.