Pengaruh Variasi Persentase Minyak Kelapa Pada Bahan Bakar Solar Terhadap Intermittensi Api Pembakaran

Jemmy Charles K.

Abstract


Beberapa dekade terakhir, dunia dilanda krisis energi, hal ini memicu pemerintah membuat kebijakan untuk mengembangkan sumber energi terbarukan dan dapat diaplikasikan didalam permesinan, salah satunya adalah bahan bakar nabati dari minyak kelapa. Ketika minyak kelapa dicampur dengan solar, maka struktur fisik dan kimia bahan bakar ini akan berubah, dan tentunya akan merubah juga prilaku dari dinamika pembakaran campuran bahan bakar ini, yakni intermittensi apinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh komposisi minyak kelapa pada solar terhadap intermittensi api pembakaran. Penelitian ini dilakukan dengan mencampur minyak kelapa pada solar, dari komposisi solar murni 100% : minyak kelapa 0% sampai 0% solar : 100% minyak kelapa, diuji dengan menggunakan mesin pertanian merk Yanmar dengan pompa injector 10,5 bar, nosel 7,5 bar dengan diameter 1 mm, menggunakan motor listrik dengan 2572,2 rpm sebagai penggerak nok untuk memompa injection pump. Intermittensi api dan dinamikanya diamati menggunakan video kamera resolusi tinggi. Hasil menunjukkan bahwa jumlah intermittensi api sebanyak 1 kali, 2 kali, 3 kali dan 4 kali paling banyak terjadi pada campuran minyak kelapa antara 40%-60%. Sedangkan jarak dan periode intermittensi api paling tinggi terjadi pada minyak kelapa 50% yakni masing-masing 119,294 cm dan 0.04646. Frekuensi intermittensi api paling besar terjadi pada minyak kelapa 40%, yaitu 37,74 Hz. Pada komposisi minyak kelapa 80% - 100 % api padam dimana tidak terjadi reaksi pembakaran.

Kata kunci: Bahan bakar solar, Intermittensi api,  Minyak kelapa, Viskositas.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.