Pengembangan Metode Hijau untuk Analisis Sulfametoksazol dan Trimetoprim Pada Produk Sultrim di Lembaga Farmasi Puskesad, Bandung

TPH Simorangkir, Iis Yuliani, Adhitami Kurnia Wulan Dewi

Abstract


Sulfametoksazol dan trimetoprim yang saling berkombinasi memiliki efek sinergis karena kedua obat tersebut mempengaruhi bakteri folik sintesis asam. Kadar dari dua zat tersebut dapat dianalisa dalam suatu sampel dengan 2 metode menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) yaitu metode I yang mengacu pada standar Farmakope Indonesia V dan metode II merupakan pengembangan dari metode dari perusahaan Thermo Fisher Sientific. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan metode analisis sulfametoksazol dan trimetoprim di produk Sultrim yang lebih efisien dan lebih ramah lingkungan. Fase gerak yang digunakan di metode I adalah campuran air:NEt3:CH3CN sedangkan di metode II adalah campuran buffer fosfat dan metanol yang lebih ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan waktu retensi sulfametoksazol dan trimetoprim dengan metode II lebih cepat dibandingkan dengan metode I dan juga biaya penelitian dengan metode II lebih sedikit dibandingkan metode I. Hasil vaidasi metode II setiap parameter validasi telah memenuhi syarat. Berdasarkan hasil penelitian, metode II lebih efisien dibandingkan dengan metode I dengan validasi yang memenuhi syarat.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.